Anak Terlambat Bicara : Penyebab, Pengaruh dan Solusinya, Orang Tua Wajib Tahu

penyebab dan solusi speech delay

Seorang anak harus mendapatkan perhatikan khusus dari orang tua. Karena pada usia 2 tahun, pertumbuhan organ tubuh sedang dalam fase berkembang, sehingga harus diperhatikan dengan baik. Saat ini banyak penyebab anak terlambat bicara yang membuat pertumbuhan anak terlambat.

Organ tubuh anak pada usia 2-3 tahun akan mulai berfungsi, seperti indra pendengaran, penglihatan, dan sebagainya. Untuk sistem syarat otak juga sedang berkembang, sehingga anak sering malakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya.

Mengapa Terjadi Keterlambatan Bicara?

Bagi orang tua, pertumbuhan anak harus diketahui dengan baik. Teruma bagi anak usia 19 bulan atau sekitar 1-3 tahun. Karena pada usia tersebut sangat rentang terjadi berbagai gejala yang tidak diinginkan, seperti speech delay atau terlambat biacara.

Speech delay sebenarnya dapat dicegah dengan terapi. Terapi pada anak usia dibawah 5 tahun dapat dilakukan dengan pijat refleksi atau konsumsi obat herbal tradisional. Sehingga gejala keterlambatan bicara dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

Keterlambatan bicara pada anak dapat disebabkan karena berbagai faktor, yaitu sebagai berikut :

1. Gangguan pangucapan

Gangguan pada pengucapan atau pelafalan dapat membuat anak sulit untuk berbicara. Hal ini berkaitan dengan bahasa yang digunakan. Anak harus sering dilatih untuk berkomunikasi menggunakan bahasa yang jelas dan mudah dipahami.

Jika bahasa yang ucapkan oleh orang tua tidak jelas, maka akan berpengaruh pada kemampuan anak dalam menangkan apa yang diucapkan orang tuanya. Sehingga efeknya dapat membuat anak mengalami kesulitan dalam memproduksi suaranya.

2.Gangguan pendengaran

Jika anak mengalami gangguan pendengaran, otomatis anak sulit untuk berbicara. Karena suara yang diucapkan tidak dapat didengar dan diolah oleh telinga, sehingga anak tidak dapat mengucapkan apa yang seharusnya ia ucapkan.

Dalam istilah lain, anak yang menderita tuna rungu, akan berakibat pada tuna wicara juga. Sehingga harus segera diatasi dengan mengenali anak melalui sentuhan pada objek yang dituju. Dengan begitu, anak dapat mengerti melalui peratara indera peraba.

3. Autis

Autisme dapat terjadi pada anak-anak. Gangguan ini berpengaruh pada perkembangan otak anak, sehingga mempengaruhi kemampuan anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi. Autisme juga dapat membuat anak mempunyai gangguan pada perilakunya.

4. Kurang komunikasi

Anak yang jarang berkomunikasi dengan orang lain akan mengalami keterlambatan bicara. Sebagai orang tua, harus selalu mengajak anak untuk berbicara agar kemampuan otak dan saraf anak dapat berkembang, terutama untuk mengucapkan apa yang ia inginkan.

5. Pengaruh gadget

Orang tua yang sibuk pasti mengandalkan gadget untuk membuat anak diam atau tidak rewel. Padahal hal tersebut berbahaya untuk anak, dan dapat menyebabkan terjadinya autisme atau gangguan interaksi dengan orang lain.

6. Gangguan otak

Gangguan otak sering terjadi pada bagian oral dan motor anak. Sehingga pengolahan suara dan pergerakan lidah menjadi tergganggu. Anak akan mengalami kesulitan untuk bicara karena lidah dan bibirnya sulit memproduksi suara.

7. Prematuritas

Penyebab ini terjadi pada bayi yang lahir prematur. Prematur dapat menyebabkan pertumbuhan anak menjadi terlambat dan mempunyai resiko tinggi untuk mengalami gangguan bicara. Hal tersebut karena indera belum sempurna selama dalam kandungan.

8. Neurologis

Gangguan ini dapat menyerang anak, terutama pada saraf, dan otot. Penyebab anak mengalami kesulitan bicara karena adanya gangguan yang menyerang sistem saraf anak. Gangguan ini termasuk didalamnya cerebral palsy, dan distrofi otot.

9. Gangguan auditori

Gangguan pada pengolahan auditori dapat membuat anak mengalami kesulitan untuk bicara. Gangguan ini terjadi dimana anak kesulitan memahami apa yang didengar. Karena tidak dapat mendengar dengan baik, maka anak juga tidak dapat berbicara dengan baik.

Jika terjadi hal demikian, langkah pertama yang paling tepat adalah dengan melakukan terapi pada anak. Terapi dapat membuat organ tubuh anak lebih lentur dan rileks, sehingga dapat melatih diri untuk berbicara.

10. Celebral palsy

Penyebab yang sering terjadi juga yaitu Cerebral palsi merupakan suatu gangguan gerakan, otot, dan postur tubuh anak yang disebabkan oleh cedera. Kelainan tersebut juga dapat  disebabkan karena perkembangan abnormal di otak yang terjadi sebelum kelahiran.

Gangguan ini dapat menyebabkan gangguan gerakan yang berkaitan dengan refleks secara berlebihan atau kekakuan. Gerakan tubuh yang tak terkendali, Susah saat berjalan, dan gejala lainya. Pengaruh  CP tersebut Berhubungan dengan kemampuan fungsional anak.

Pengaruh Keterlambatan Bicara Anak

Anak yang mengalami keterambatan bicara dapat terjadi karena berbagai faktor. Salah satunya adalah kurangnya perhatian orang tua terhadap pertumbuhan anak. Orang tua yang sibuk dengan kerjanya dapat membuat anak menjadi pribadi yang egois dan tidak bisa berinteraksi dengan orang lain.

Selain itu, perkembangan teknologi seperti gadget dan internet dapat menjadi pemicu gejala dan gangguan pada anak. Anak akan merasa nyaman berteman dengan dunia maya, daripada berkomunikasi dengan orang lain di sekitarnya yang menyebabkan anak kesulitan untuk bicara.

Beberapa cara untuk mengatasi anak yang mengalami terlambat bicara :

1. Jauhkan sikecil dari hp dan televisi, karena hp dan televisi adalah salah satu penyebab anak lambat bicara, Apabila anak sudah ketergantungan bermain handphone kurangi jam bermainnya misal sehari cukup 1 atau 2 jam, sebagai gantinya carikan mainan yang edukatif dan menyenangkan.

2. Stimulasi anak dengan terus di ajak ngobrol dengan bahasa kita contoh mama bukan emma, susu bukan cucu, kakak bukan acak.

3. Kenalkan anak dengan nama-nama hewan dan buah dengan cara pasang poster gambar sambil di tunjukkann dan ucpakan dengan jelas contoh ayam, kambing, apel, jambu.

4. Sesekali ajak anak keluar misal ke kebun binatang biasanya anak lebih tertarik untuk mengucapkan nama hewan apabila melihatnya secara langsung sehingga dapat merangsang anak untuk berbicara.

5. Ajak anak untuk mengucapkan kata-kata yang mudah di ingat dan sering diucapkan gunakan 2 penggal kata jangan lebih, contoh susu, ibu, ayah, kakak, nenek, makan. Jangan menggunakan 3-4 penggalan kata sekaligus contoh televisi, kamar mandi,

6. Ajak anak untuk bermain dengan anak lain seusianya, jangan pobia takut menangis, bertengkar, jatuh hal seperti itu adalah wajar tapi tetap awasi anak saat bermain.

7. Salah satu penyebab anak terlambat bicara adalah karena kurangnya nutrisi yang masuk ke otak, mungkin nutrisi makanan tidak di serap oleh otak dengan baik. Solusinya beri anak nutrisi otak yang benar-benar Alami dan tidak memliki efek samping, memangnya ada nutrisi otak yang alami tanpa memiliki efek samping?

Jawabannya ada, Salah seorang dokter dari Indonesia spesialis Nutrisi Otak lulusan Universitas Gajah Mada dan Ahli Farmakologi dari University of Mallaca Malasyia beliau adalah Dr. Iran Buchari PhD telah menemukan formula yang tidak hanya dapat membantu menyembuhkan anak terlambat bicara tapi juga anak autis dan epilepsi.

Selain Ahli Farmakology Dr. Irfan juga memperdalam herbalis di 3 Negara Jepang, China dan Jerman. Nutrisinya berbentuk serum, 100% alami, tanpa meninggalkan toksin dan efek samping. Nutrisi yang dokter Irfan buat berkerja langsung ke saraf pusat, memerbaiki sel saraf yang rusak, menghidupkan sel saraf yang mati dan menyambung kembali sel saraf yang putus. Baca selengkapnya disini.

Leave a Comment